wir fahren nach Berlin!

19. indonesia. she always listening to swedish pop in the morning. a part time traveler.

“You fit me better than my favorite sweater!”

—   Lana Del Rey
My cool fucking stuff!

My cool fucking stuff!

“Di dalam sesuatu yg independent selalu terdapat sesuatu yang mainstream.”

—   Miw

“Waktu sering kali dianiaya dengan menuduhnya ‘tak ada’, padahal sebenarnya ia hadir, hanya saja kita tak mau menemuinya.”

—   Quraish Shihab

Traveler?

wih, sudah lama ngga nulis yang berat berat. tadi pagi saya menyatakan sesuatu di media sosial: ”One more sentence before you guys go get up and do things: “Who lives sees, but who travels sees more.” See u in other part of the world!

ada yang sepemahaman sama saya mungkin? tentang arti dari kalimat di atas? ya sampai detik ini saya masih terus percaya sama kata-kata dari ayah: “kamu punya tai lalat di telapak kaki ngga?” “iya, kenapa beh?” “artinya kamu bakalan pergi jauh, sampai ke tempat-tempat jauh yang ngga semua orang bisa pergi kesana” “masa?”

ternyata, saya memang punya tai lalat di telapak kaki.

ternyata pengalaman orang yang hanya berdiam diri di suatu tempat berbeda jauh sekali dengan orang yang selalu bepergian ke tempat baru. dan saya suka itu. bahkan ketika sedang merasakan penat dan jenuh, saya meminjam diri saya sendiri dan mengajaknya pergi, kemana saja tempat yang belum saya jamah. sudut-sudut kota, gang-gang kecil yang terus kita lewati permukaannya setiap hari, namun belum pernah kita hirup aroma di dalamnya. dan perjalanan itu menghadirkan inspirasi. rasa syukur. terhadap apapun.

inspirasi besar datang dari hal yang besar juga.

untuk menemukannya, perlu pengorbanan yang lebih besar. tempat yang lebih jauh, waktu yang lebih panjang, dan doa yang lebih nyaring. pada sadar ngga sama judul blog saya? itu mimpi saya sejak kecil…………. JERMAN, Berlin dan sekitarnya.

semakin sering saya mengulangnya, semakin dekat perasaan saya dengan mimpi itu. sama halnya ketika tangan saya bergetar menuliskan LIMUN di secarik kertas bekas, menempelnya di dinding, mengikuti prosedurnya, dan berhasil. hal tersebut sudah saya praktek-kan ulang sampai tahap nomer 2 satu per empat. saya belum belajar bahasa Jerman haha.

dan yang menghidupi perasaan saya selain semua hal konvensional yang mungkin orang kebanyakan lakukan adalah rasa bahagia.

"That’s the best revenge of all: happiness. Nothing drives people than seeing someone have a good fucking life."

selamat melakukan perjalanan teman, semoga niat mencari inspirasi dibalas dengan memberi inspirasi bagi alam semesta ini. selamat hari senin!

Studio Perencanaan, Kelompok 3 Kelas A 2012, Kabupaten Kulon Progo, DIY.

"I was in the winter of my life, and the men I met along the road were my only summer," she narrates the story. "I was a singer, not a very popular one, who once had dreams of becoming a beautiful poet, but upon an unfortunate series of events, saw those dreams dashed and divided like a million stars in the night sky that I wished on over and over again - sparkling and broken." 


"When the people I used to know found out what I had been doing, how I had been living, they asked me why. But there’s no use in talking to people who have a home, they have no idea what it’s like to seek safety in other people, for home to be wherever you lie your head," she continues. 

"Every night I used to pray that I’d find my people, and finally I did, on the open road. We had nothing to lose, nothing to gain, nothing we desired anymore, except to make our lives a work of art," she adds. "Live fast. Die Young. Be Wild. And Have Fun."


This is such a great fucking cool music video I can’t never imagine before. Great idea & concept, gorgeous Lana!

“sebagai seorang penganut sinkronisasi, saya percaya bahwa bertemu kamu bukanlah kebetulan. saya bertemu kamu untuk sebuah tujuan.”

—   miw
wagnerrios:

❝… such a heavenly way …❞

More inspirational quotes here:
http://wagnerrios.tumblr.com/tagged/wagnerriosquote

wagnerrios:

❝… such a heavenly way …❞


More inspirational quotes here:

http://wagnerrios.tumblr.com/tagged/wagnerriosquote

“Sejatinya “saya beruntung memiliki kamu” lebih dalam daripada “saya sayang kamu”.”

—   Miw